publisher adsterra

Sistem Demokrasi di Indonesia

Demokrasi di Indonesia

Pengertian demokrasi menurut Abraham Lincoln  adalah sistem pemerintahan, yang dirancang dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Sedangkan kata demokrasi berasal dari bahasa Yunani “demos” yang berarti rakyat atau penduduk suatu tempat, dan “cratos”  yang artinya kekuasaan dan kedaulatan.

Sistem Demokrasi di Indonesia

Dalam laman Kanal Informasi disebutkan bahwa di Indonesia pernah melaksanakan 3 macam demokrasi. Antara lain sebagai berikut:

1. Demokrasi Liberal (1950-1959)

Demokrasi liberal atau demokrasi parlementer berlaku pada tahun 1950—1959. Pada saat itu, konstitusi yang berlaku adalah UUDS 1950. Berdasarkan UUDS 1950, sistem pemerintahan dan demokrasi yang diterapkan di Indonesia, yaitu sistem parlementer dan demokrasi liberal. Artinya, kabinet yang menterinya diajukan oleh parlemen (DPR) dan bertanggung jawab kepada parlemen (DPR).

See also:  Industri Seni Keramik

2. Demokrasi Terpimpin (1959—1966)

Periode Demokrasi Terpimpin dimulai dengan diberlakukannya Keputusan Presiden 5 Juli 1959 hingga berakhirnya kekuasaan Presiden Sukarno pada tahun 1966. Presiden Soekarno mengeluarkan keputusan presiden ini dalam upaya untuk menyelesaikan masalah negara yang semakin membingungkan.

2. Demokrasi Pancasila (1966—sekarang)

Di Indonesia, dikenal demokrasi pancasila yaitu demokrasi konstitusional berdasarkan mekanisme kedaulatan rakyat di setiap negara dan pelaksanaan pemerintahan sesuai dengan konstitusi UUD 1945. Demokrasi Pancasila terikat oleh UUD 1945 dan pelaksanaannya wajib sesuai dengan apa yang tercantum dalam UUD 1945.

Sistem pemerintahan demokratis memungkinkan semua warga untuk berpartisipasi aktif. Peran ini dapat direpresentasikan atau langsung dalam perumusan, pengembangan dan penetapan hukum.

See also:  Teori Waktu Luang

sumber: https://www.kanalinformasi.com/pengertian-demokrasi-dan-sistem-demokrasi-di-indonesia/

 

Sistem Demokrasi di Indonesia

Related Posts